Wanita sumba biasanya memakai baju adat berupa sarung yang dipakai setinggi dada, lalu bahunya diselimuti dengan kain toba yang memiliki warna senada dengan sarung. Untuk perhiasannya, wanita suku Sumba mengenakan haikara atau tiara bermotif polos, moraga untuk bagian dahi, mamuli berwarna keemasan untuk giwang atau anting, serta kalung emas. Berbeda dari iklan-iklan sebelumnya, Sido Muncul kali ini menampilkan pariwisata di Sumba Timur, seperti Pantai Laipori, Air Terjun Weekacura, Bukit Ndapayami, dan Kampung Adat Ratenggaro. Selain menampilkan lokasi wisata yang indah juga pembuatan kain tenun khas Sumba Timur. Selain itu, di kampung ini juga anda akan melihat kerajinan kain yang berada di sana. Lokasi dari kampung ini terletak pada kota Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Kampung ini menjadi salah satu jenis kampung yang berupa kerajaan menarik di daerah pulau Sumba. Kampung ini juga masih terlihat eksis dan banyak yang mengunjunginya. Beberapa kampung atau desa adat dapat dijumpai dengan mudah di Kabupaten Sumba Timur, diantaranya adalah Kampung Prainatang. Desa adat ini berlokasi di Desa Mondu, Distrik Kanatang. Untuk mencapai tempat ini, wisatawan diharuskan menempuh jarak sekitar 20 km dari Kota Waingapu dengan kendaraan bermotor. Di tanah Sumba masih banyak terdapat desa adat yang masih memegang teguh kelestarian adat istiadatnya salah satunya yaitu Kampung Adat Praiyawang. Berada di Desa Rindi, Kecamatan Rindi, sekitar 69 km di sebelah timur Kota Waingapu suasana peradaban masa silam sangat kental terasa ketika memasuki kampung ini. Keindahan Pantai Sepanjang di Gunung Kidul Yogyakarta. Makna Bilangan dan Kepercayaan Marapu Dibalik Kain Sumba. Masyarakat Sumba Timur jika ada peristiwa penting misalnya pada pesta atau upacara dan ritual-ritual keagamaan biasanya memakai pakaian yang baik dan bersih. Kain Tenun Sumba Timur - Harus diakui bahwa Indonesia memiliki berbagai macam kekayaan, mulai dari kekayaan alam hingga kekayaan budaya. Bagaimana tidak, Ratusan suku bangsa yang mendiami 17 ribu pulau di Indonesia sangatlah kaya dengan adat istiadat, tradisi hingga pakaian yang digunakan. Kain tenun Sumba juga memakai pewarna alami sehingga pembuatannya cukup rumit. Tak heran jika harga oleh-oleh khas Sumba ini cukup mahal dibandingkan kain tenun dari daerah lain di NTT. Buat kamu yang penasaran berapa harga kain tenun ikat Sumba, dimulai dari Rp150.000 hingga puluhan juta rupiah. Analisis Strategi Pengembangan Kain Tenun Ikat Sumba oleh Pelaku Kriya dan Komunitas Rifqi Kurnia Nugraha1,, tenun daerah dalam upaya mengembangkan tenun ikat Sumba, Nusa Tenggara Timur. Perajin adalah sama dengan kriya, kriya sama dengan salah satu subsektor dari 17 Meski memiliki adat istiadat yang berbeda, terdapat kesamaan di Namun kemudian fungsi kain tenun NTT berkembang untuk kebutuhan adat, seperti upacara, tarian, perkawinan, dan pesta. Saat ini, kain tenun juga biasa digunakan sebagai selendang, sarung, selimut, hingga pakaian. Kain tenun dari Sumba Timur misalnya, memiliki motif tengkorak. Di Maumere, motifnya lebih menggambarkan hujan, pohon, dan ranting 2qfl.